Tutorial Cara Membuat StoryMaps Tanpa ESRI Tapi StoryMapJS

Membuat Story Maps Tidak dengan ESRI Tapi StoryMapJS

April 20, 2019 557 0

Peta adalah salah satu bentuk visualisasi yang semakin popuper digunakan untuk menyampaikan informasi, khususnya di internet atau web. Berbagai cara dan model simbolisasi peta berbasis web kini sudah semakin mudah, mengingat semakin banyak pula pilihan ‘alat’ yang bisa digunakan, mulai dari MapBox, CartoJS, hingga ArcGIS Online. Namun demikian terkadang yang masih kurang dalam penyajian peta tersebut, khususnya dalam dunia jurnalisme, adalah terkait narasi.

Sejauh ini mungkin Kita mengenal Esri Story Maps (dengan tagline kerennya: Harness the Power of Maps to Tell Your Story), untuk menspasialkan cerita atau menceritakan dengan spasial. ‘Kekuatan’ ESRI seakan membuat Kita buta, bahwa diluar sana sebenarnya ada lho cara-cara lain untuk membuat sebuah story maps, yang nggak kalah dengan produk ESRI. Salah satu cara lain tersebut adalah dengan menggunakan StoryMapJS.

READ  Download Data Batimetri Nasional & DEM Indonesia Resolusi Tinggi Gratis
Ini bisa dijadikan bukti dominasinya tidak ya ?

StoryMapJS adalah salah satu dari beberapa project Knight Lab Northwestern University. Singkatnya, Knight Lab Northwestern University adalah komunitas perancang, pengembang, siswa, dan pendidik yang mengerjakan eksperimen untuk mendorong jurnalisme ke ruang baru.

Seperti sudah disinggung sebelumnya, StoryMapJS adalah ‘alat’ yang memungkinkan Kita untuk membuat narasi di mana lokasi merupakan komponen kunci dari cerita tersebut. Untuk memulai membuat story maps, silakan ikuti alur langkahnya berikut ini:

  1. Kunjungi laman: storymap.knightlab.com, kemudian klik tombol hijau bertuliskan “Make a StoryMap”,
  2. Login menggunakan akun Google Kalian,
  3. Buat storymap pertamamu dengan klik tombol hijau bertuliskan “New” dibagian pojok kanan-bawah dari popup yang muncul,
  4. Berikan nama storymapmu dan klik “Create”
  5. Silakan isi konten storymapnya,
  6. Klik “Options” untuk mengatur ukuran storymap, jenis basemap, bahasa, font, dll,
  7. Untuk mempermudah penentuan titik lokasi, Kalianbisa menginput koordinat langsung di kolom “Search”, atau menggeser map pin menggunakan kursor,
  8. Klik “Preview” untuk melihat hasil sementara, dan klik “Share” untuk mendapatkan link/URL dari storymap Kalian.
READ  Cara Membuat Tampilan Citra secara Anaglip dengan MicroDEM

Bagi yang ingin membuat storymap custom dengan memanfaatkan library StoryMapJS, bisa langsung menuju ke GitHubnya di sini: github.com/NUKnightLab/StoryMapJS.

Bagi yang melakukan custom storymap, sebagai informasi tambahan, StoryMapJS menggunakan data JSON sebagai format data aslinya. Kalian dapat memuat data dari file JSON di web, atau local JSON. Jika Kalian memuat data dari URL, maka URL harus berada di server yang sama dengan halaman tempat Kalian menampilkan StoryMap, atau kalau tidak muatlah dari server yang sudah dikonfigurasi dengan benar header CORSnya.

Referensi Tulisan: knightlab.northwestern.edu/about | projects.knightlab.com/projects/storymapjs | storymap.knightlab.com/advanced

Berikut adalah contoh hasil dari pengaplikasian StoryMapJS untuk membuat sebuah peta bernarasi:

Tags: ESRI, Story Maps, StoryMapJS, tutorial Categories: Story Maps, StoryMaps, Tutorial, WebGIS
share TWEET PIN IT SHARE share share
identicon Rifki Fauzi

Alumni kampus biasa-biasa saja, yang mulai menemukan minatnya di dunia pemetaaan, khususnya WebGIS.

Related Posts
Leave a reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *