Analisis Peta: Ekstraksi Informasi Metrik pada Peta

Analisis Peta_Ekstraksi Informasi MetrikAnalisis peta dilakukan dengan harapan didapatkannya informasi metrik maupun nonmetrik. Informasi metrik merupakan informasi yang didapatkan berdasarkan analisis pengukuran, seperti posisi, jarak, panjang, luas, dan sudut. Proses penentuan posisi dan pengukuran dasar lainnya guna mendapatkan informasi metrik dapat dilakukan dengan menggunakan peta cetak maupun digital.

Posisi tidak hanya dibagi menjadi dua jenis yaitu absolut dan relatif, melainkan juga dibedakan berdasarkan sudut pandang distribusi obyek di permukaan bumi, yakni menjadi posisi horizontal, vertikal, dan temporal. Posisi horizontal relatif ditentukan dengan menggunakan acuan obyek lain serta dinyatakan dalam bentuk jarak dan sudut. Posisi horizontal absolut mengacu pada koordianat peta, baik itu koordinat UTM maupun geografis. Sedikit berbeda dengan posisi horizontal relatif, penentuan posisi vertikal relatif dinyatakan dalam bentuk selisih ketinggian letak obyek dengan referensi. Sedangkan posisi vertikal absolut ditentukan salah satunya dengan mengacu pada garis kontur.

Informasi metrik lain seperti jarak ataupun panjang (yang juga bagian dari posisi relatif) merupakan persoalan yang berkaitan dengan skala peta. Jarak sebenarnya dilapangan secara sederhana dapat dihitung dengan mengalikan jarak yang ada di peta (yang diukur menggunakan penggaris) dengan penyebut skalanya. Namun demikian pada prinsipnya perhitungan jarak dengan rumus tersebut tidak menghasilkan data yang akurat. Hal ini karena tidak mempertimbangkan adanya faktor skala pemetaan.

Tidak semua jarak atau panjang pada peta dapat dengan serta merta diukur menggunakan penggaris, mengingat tidak sedikit obyek berupa garis yang bentuknya berkelok-kelok seperti obyek sungai. Kasus ini dapat disiasati dengan terlebih dahulu mengukur panjang obyek menggunakan benang, baru kemudian panjang benang tersebut diukur menggunakan penggaris.

Aspek metrik lain yang dapat diekstraksi dari peta adalah luas wilayah atau obyek/kenampakan. Secara umum dikenal beberapa metode dalam pengukuran luas ini, mulai dari cara manual seperti metode grid, perpotongan garis, segitiga, atau menggunakan alat bantu seperti planimeter, hingga perhitungan secara digital. Setiap metode tersebut memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing.

Analisis Peta: Ekstraksi Informasi Metrik pada Peta
5 (100%) 11 votes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *